Sunday, December 4, 2016

Macam-Macam Komponen Motherboard dan Fungsinya

Ulasan lengkap mengenai perangkat keras komputer di teknodaily.com kali ini akan mengangkat topik seputar ‘komponen motherboard dan beragam fungsinya‘. Bagi Anda yang belum begitu mengenal ‘apa itu motherboard ?’ ada baiknya untuk terlebih dahulu membaca artikel sebelumnya yang berjudul [Pengertian Motherboard Beserta Sejarah dan Fungsinya].
Jika ditelusuri lebih jauh, pada dasarnya motherboard memiliki begitu banyak kandungan komponen yang memiliki fungsi sebagai alat bantu motherboard dalam menjalankan tugasnya yang juga sangat banyak. Dalam prakteknya, sebuah motherboard memiliki sejumlah slot dan soket yang digunakan sebagai tempat untuk meletakkan beberapa komponen perangkat keras sekaligus.
Dulunya, jauh sebelum motherboard ditemukan biasanya para insinyur komputer menempatkan beberapa perangkat keras secara terpisah. Hal ini menyebabkan segudang kerumitan yang kerap bermunculan seperti ukuran komputer yang terbilang sangat besar karena membutuhkan banyak ruang untuk menaruh perangkat, lalu penggunaan kabel yang juga sangat boros karena butuh lebih dari satu kabel untuk menghubungkan perangkat yang satu dengan yang lainnya.
Beruntung semenjak motherboard ditemukan, masalah tersebut dapat teratasi karena beberapa komponen tak perlu lagi ditempatkan secara terpisah, melainkan digabung menjadi satu sehingga segalanya pun menjadi kian efektif dan efisien.
Untuk mempermudah sekaligus membantu Anda dalam memahami apa saja komponen-komponen yang terdapat pada motherboard, kami turut mencantumkan gambar yang bisa Anda gunakan sebagai sebagai media pembelajaran. Dengan begitu kami harapkan Anda tidak hanya akan memahami fungsi komponen motherboard secara teori saja, namun juga memahaminya ketika informasi tersebut diimplementasikan ke dalam kehidupan nyata.

KOMPONEN MOTHERBOARD & FUNGSINYA

Berikut ini daftar lengkap komponen-komponen yang umumnya mengisi slot dan dan soket motherboard pada komputer-komputer masa kini :
Gambar-Macam-Macam-Komponen-Motherboard-dan-Fungsinya
Gambar: Macam-Macam Komponen Motherboard

1. Chipset

Komponen motherboard yang memiliki peran sangat penting adalah chipset. Perangkat cerdas yang satu ini pada dasarnya berfungsi sebagai jembatan arus data yang menghubungkan processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Biasanya jenis chipset inilah yang menjadi patokan untuk menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua jenis chipset yang populer di kalangan pengguna komputer, yaitu chipset intel yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk prosesor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Umumnya, chipset dirancang khusus untuk mendukung seri atau model prosesor tertentu saja. Tidak bisa sembatrangan, sebelum dipasang pada sebuah komputer biasanya akan dibuat perhitungan antara chipset, jumlah RAM yang ingin dipasang, tipe prosesor dan desain motherboardnya sendiri. Semakin canggih chipset yang digunakan, maka akan semakin canggih pula motherboard yang akan menjalankan banyak fungsi di dalam sebuah komputer.
Sebagai gambaran, jenis chipset yang digunakan pada motherboard akan berpengaruh pada beberapa poin penting berikut ini :
  • Tipe prosesor yang bisa digunakan pada motherboard
  • Kelengkaaqn port I/O yang mampu disediakan
  • Tipe display adaptor yang bisa digunakan
  • Jenis memori yang yang bisa mendukung sistem PC dan kapasitas maksimum memori yng bisa dipergunakan pada motherboard
  • Kelengkapan fitur tambahan, misalnya LAN card, modem, dan soud card. Biasanya terdapat chipset yang menyediakan fitur ini sudah on board di dalam motherboard-nya
Jika dulu teknologi chipset masih sangat terbatas, saat ini sudah ada beberapa jenis chipset yang dapat mendukung lebih dari satu tipe RAM sekaligus. Salah satu contohnya adalah chipset Intel i91 yang dapat bekerja dengan prosesor Intel Pentium 4 dan Celeron dengan konfigurasi menggunakan DDR atau DDR2. Seiring dengan kemajuan jaman, perkembangan chipset terus terjadi, namun tidak bisa serta merta terjadi begitu saj, karena harus disesuaikan dengan kemajuan teknologi yang terjadi pada beberapa perangkat keras komputer lainnya.
Dalam menjalankan fungsinya, chipset biasanya dibantu oleh beberapa komponen yang memiliki peran cukup besar. Berikut ini dua komponen dasar yang biasanya menjadi pendukung komponen chipset motherboard :
– Northbridge / MCH
Northbridge merupakan nama yang digunakan oleh AMD, VIA dan beberapa perusahaan pencetak hardware lainnya, sementara pabrikan Intel lebih suka menyebutnya dengan nama MCH yang merupakan singkatan dari Memory Controller Hub. Disebut dengan istilah apapun, pada dasarnya fungsi Northbridge tetap sama, yakni bertindak sebagai bagian dari chipset dalam mengatur pertukaran data yang bersifat internal, seperti pada video card, prosesor dan memori.
Dalam sistem kerjanya, Northbridge bekerja sama dengan chip southbridge. Jika diurai lebih jauh lagi, Northbridge bertugas mengendalikan atau menangani komunikasi antara CPU, RAM, AGP atau PCI Express, dan southbridge. Northbridge juga berperan menentukan jumlah, tipe dan kecepatan CPU yang dapat dipasangkan pada motherboard, termasuk menentukan jumlah, kecepatan dan tipe RAM yang dapat digunakan.
– Southbridge
Southbridge merupakan sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal yang lainnya. Sebenarnya tugas dua komponen ini bisa dikatakan hampir sama, hanya saja jika Northbridge cenderung berfungsi sebagai pengatur masalah internal, Southbridge justru difungsikan sebagai pengatur masalah eksternal yang berhubungan dengan I/O dan manusia.
Jika diurai lebih jauh, Southbridge memiliki beberapa fungsi penting seperti mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard dan mouse, mengontrol fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya.
Selain itu perbedaan antara Southbridge dan Northbridge adalah jalur penghubung yang mereka gunakan masing-masing untuk berhubungan dengan perangkat keras komputer lainnya. Jika Southbridge menggunakan jalur penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan bus ISA), Northbridge justru menggunakan jalur penghubung yang djauh lebih cepat.
– System-on-Chip
Selain chipset yang terdiri dari kombinasi antara Northbridge dan Southbridge, ada pula chipset yang telah menggunakan konsep chip sistem atau system-on-chip. Biasanya chipset jenis ini telah menyediakan komponen hardware yang sudah on-board dalam motherboard, misalnya VGA dan modem.

2. CPU Socket

Ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang, sebagai salah satu bagian motherboard yang memiliki peran sangat besar terhadap jalannya siklus informasi data di dalam sebuah komputer.
Biasanya CPU Socket terdiri dari berbagai macam jenis yang menentukan prosesor model apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Dengan begitu maka tiap-tiap soket memiliki spesialisasinya masing-masing, dimana hanya soket tertentu saja yang bisa dipasang prosesor tertentu pula.
Beberapa contoh CPU Socket untuk motherboard komputer yaitu ZIF (Zero Insertion Force) atau yang lebih dikenal dengan istilah Socket 7. Ini merupakan CPU Socket model lama yang cukup populer karena kelebihannya yang kompatibel untuk prosesor buatan Intel, AMD, atau Cyrix. CPU Socket lainnya yang juga populer adalah Socket 370. Soket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Soket ini hanya bisa dikawinkan dengan prosesor buatan Intel saja.
Sementara soket yang dirancang khusus untuk prosesor AMD dan cukup populer adalah Socket A. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.

3. Basic Input Output System (BIOS) Chip

Gambar-Komponen-Motherboard-Basic-Input-Output-System-BIOS-Chip
Gambar: Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS merupakan singkatan dari Basic Input-Ouput System, namun juga sering dikaitkan dengan sebuah kata dalam bahasa Yunani ‘bioc’ yang berarti ‘kehidupan’. Makna ini sejalan dengan fungsi BIOS yang pada hakikatnya memang menjadi salah satu unsur ‘kehidupan’ bagi sebuah komputer.
Sederhanya, BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Untuk mengetahuinya sedikit lebih jauh, berikut ini beberapa fungsi BIOS secara umum :
  • BIOS menjalankan inisialisasi serta pengujian terhadap perangkat keras komputer yang eksis, dimana dalam bahasa proses fungsi BIOS tersebut dikenal dengan istilah Power On Self Test alias POST.
  • Ketika komputer mulai dihidupkan, BIOS akan memuat perintah tersebut dan segera menjalankan sistem operasi agar komputer dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.
  • BIOS memiliki andil besar terhadap sistem pengaturan konfigurasi dasar pada komputer seperti pengaturan tanggal dan waktu. Serta turut berperan pula dalam hal konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, dan menjaga komputer agar tetap stabil.
  • Dengan menggunakan sebuah sistem yang disebut BIOS Runtime Services, BIOS membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras komputer secara terorganisir.
  • BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan beberapa jenis perangkat keras komputer lainnya seperti keyboard.

4. Baterai CMOS (Complimentary Metal Oxide Semicondutor Battery)

Gambar-Komponen-Motherboard-Baterai-CMOS-Complimentary-Metal-Oxide-Semicondutor-Battery
Gambar: Baterai CMOS (Complimentary Metal Oxide Semicondutor Battery)
Komponen pada motherboard berikutnya adalah Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery. Sesuai dengan namanya, perangkat ini berfungsi sebagai baterai atau sumber tegangan bagi BIOS (Basic Input-Ouput System), sekaligus memiliki peran dalam menyimpan konfirgurasi setting BIOS yang meliputi settingan komputer, waktu, tanggal, dan lain-lain.
Sebagai contoh, dengan adanya CMOS Battery maka konfigurasi yang sudah disetting seperti waktu dan tanggal tidak akan berubah setiap komputer dimatikan dan dinyalakan kembali keesokan harinya. Informasi mengenai tanggal dan waktu pada komputer tetap mengalami update dengan meneruskan jenjang waktu yang terjadi sejak komputer dimatikan hingga akhirnya dinyalakan kembali. Seandainya perangkat ini tidak ada, itu artinya komputer Anda akan tetap menampilkan tanggal dan waktu yang sama dengan hari kemarin (saat komputer dimatikan), padahal kenyataannya jenjang waktu yang terjadi sudah memakan beberapa momen yang berjalan cukup lama.

5. Slot PCI (PCI Slot)

Komponen motherboard berikutnya adalah slot PCI. PCI sendiri merupakan singkatan dari Peripheral Component Interconnect, atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai interkoneksi komponen periferal. Pada dasarnya PCI merupakan bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Konsep PCI pertama kali diwujudkan pada bulan Juni 1992 dengan nama PCI vesi 1.0. Semenjak saat itu komponen ini masih terus digunakan hingga sekarang, tentunya dengan sejumlah pengembangan mutakhir yang menjadikannya kian efektif.
Salah satu pengembangan dari slot PCI adalah PCI Express yang digunakan sebagai slot ekspansi (slot tambahan atau eksternal) pada sebuah komputer. PCI Express sendiri terbagi menjadi dua yang disesuaikan menurut fungsinya masing-masing, diantaranya yaitu :
  • Slot PCI Express x16
    Adalah slot khusus yang bisa digunakan atau dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
  • Slot PCI Express x1
    Sdalah slot untuk memasang periferal (card) lainnya selain kartu VGA.

6. Slot AGP (AGP Slot)

Komponen motherboard berikutnya adalah AGP slot, tempat untuk memasang AGP yang menurut definisi bisa diartikan sebagai Accelerted Graphics Port. Perangkat ini lahir dari perkembangan yang terjadi pada slot PCI, dimana secara fungsi AGP merupakan slot ekspansi yang digunakan untuk mengggantikan slot PCI yang sudah tidak mencukupi lagi dalam menangani lalu lintas data antara CPU dengan kartu video (video card).

7. Konektor IDE

Bagian motherboard yang satu ini memiliki fungsi untuk menghubungkan motherboard dengan media penyimpanan seperti hardisk atau floppy disk. Konektor IDE biasanya terdiri dari dua bagian yaitu :
  • Primary IDE
    Berfungsi menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
  • Secondary IDE
    Berfungsi menghubungkan piranti-piranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.

8. Slot Memori (Memory Slot)

Komponen motherboard selanjutnya adalah slot memori yang biasanya memiliki bentuk agak panjang dan ramping. Fungsinya tentu saja sebagai tempat dipasangnya Random Access Memory (RAM). Jenis dari slot memori sendiri juga berbeda-beda, tergantung dengan sistem yang digunakannya, mulai dari SDRAM, RAMBUS, DDR SDRAM, DDR2-SDRAM, DDR3, atau SDRAM. Saat ini sudah bukan hal yang asing lagi jika sebuah motherboard memiliki lebih daru satu slot memori (RAM), bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi hingga 6 slot RAM.

9. CPU Fan & Heat Sink (HSF)

Komponen yang melekat pada motherboard berikutnya adalah Heat Sink Fan (HSF), adalah sebuah benda yang terdiri dari aluminium yang dilengkapi dengan fan/kipas untuk mendinginkan chip atau prosesor yang menghasilkan panas ketika bekerja. Pada prosesor dan chip kartu grafis, umumnya dilengkapi dengan fan, sedangkan yang lainnya tidak dilengkapi fan karena suhu yang dihasilkan bisa dilepas dengan heatsink saja.

10. Konektor Penghubung (Connectors For Integrated Peripherals)

Gambar-Komponen-Motherboard-Komponen-Penghubung
Gambar: Konektor Penghubung Motherboard
Komponen motherboard berikutnya adalah konektor yang berfungsi sebagai penghubung antara motherboard dengan perangkat keras komputer tambahan lainnya. Dalam bahasa Inggris, komponen ini disebut dengan istilah ‘Connectors For Integrated Peripherals‘.
Berikut ini beberapa jenis konektor penghubung atau I/O port yang biasa terdapat pada sebuah motherboard :
  • Port paralel (LPT1 atau LPT2) : Port yang berfungsi untuk peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Biasanya dipakai untuk memasang printer atau scanner sebelum generasi USB.
  • Port Serial (Com 1, Com 2) : Port yang berfungsi untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Akan tetapi saat ini jarang sekali digunakan.
  • Port AT/PS2 : Port yang berfungsi untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
  • Port USB (Universal Serial Bus) : Port yang berfungsi untuk antarmuka dengan periferal / peralatan eksternal generasi terbaru yang menggantikan port paralel dan port serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini misalnya camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.
  • Port VGA : Port yang berhubungan langsung dengan layar. Port ini terdapat pada motherboard yang menggunakan chipset VGA on board atau menggunakan VGA card yang diletakkan pada slot AGP.
  • Port Audio : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan juga line-out. Tapi motherboard sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.
  • Port LAN : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan komputer seperti LAN (Local Area Network).
  • Port SPDIF : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.
  • Port Firewire : Port yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau seperti streaming video.
Sekian artikel yang mengulas seputar komponen motherboard dan beragam fungsinya kali ini.  Semoga informasi ini dapat menjadi bahan pembelajaran yang bermanfaat bagi Anda semua.
0
Bagian Bagian Motherboard Komputer yang harus kamu tau jika ingin membuat komputer rakitan atau mengupgrade komputer, diantaranya slot/soket processor, RAM, VGA/AGP,PCI, konektor SATA yg seri jadulnya konektor ATA, BIOS, input output port, konektor power.
Agar mengetahui bagian bagian motherboard komputer tersebut yuk kita bahas satu per satu, berikut penjelasanya :
"sebelum lanjut baca dulu  pengertian dan fungsi motherboard"
bagian bagian motherboard
 ( keterangan: untuk urutan no lihat gambar diatas )
1. Soket Processor
Tempat / dudukan untuk menyimpan processor, penting untuk diperhatikan dalam pemasangan processor harus hati-hati agar pin tidak ada yang bengkok apalagi sampai patah (terdapat ratusan pin dalam satu processor), setelah dirasa sudah masuk / pas tarik tuas kecil di sebelahnya memiliki fungsi sebagai pengunci.
Tips memasang processor : lihat pada setiap ujung prosesor biasanya terdapat satu tanda seperti tanda panah, cocokan tanda tersebut dengan tanda yang ada di motherboard.
2. 4 / 8 pin power Processor
Bagian motherboard ni berfungsi menyalurkan daya pada prosesor, penggunaan 4 / 8 pin tergantung dari jenis motherboardnya sendiri dan daya yang dibutuhkan prosesor (TDP). 4 pin = 95 watt dan 8 pin = 125 watt.
3. CPU Fan Connection ( kipas headsing processor )
Port satu ini berperan menghidupkan kipas pendingin processor (hsf).
4. Slot RAM
Bagian motherboard untuk meletakan RAM. Terdapat beberapa jenis slot RAM diantaranya SD RAM, DDR, DDR2 , slot DDR3 dan kapasitasnya pun berbeda-beda ada 8gb, 16gb, 32gb tergantung dari mobo itu sendiri.
5. Antarmuka IDE Primer dan Sekunder
Disebut juga sebagai konektor IDE atau konektor PATA. IDE adalah kependekan dari Integrated Device Electronics, yang mendukung perangkat IDE, seperti Hard disk dan CD / DVD drive. Perlu diketahui ini adalah model jadul dengan ciri-ciri kabel data nya  berbentuk lebar serta tipis.
6. 24 Pin Power connector
Berfungsi sebagi port untuk menyalurkan listrik dari power supply ke seluruh bagian motherboard.
7. Konektor SATA
Disebut sebagai konektor Serial ATA. SATA kependekan dari Serial Advanced Technology Attachment. Fungsinya sama dengan konektor IDE yaitu sebagai port data dari hardisk dan dvd drive. Ini merupakan model konektor terbaru dengan ciri-ciri kabel datanya lebih kecil serta ramping.
8. Sistem Panel Connector
Pada bagian Connector – connector ini akan disambungkan pada tombol-tombol pada casing seperti tombol power, restart, lampu power serta lampu hardisk.
9. Serial Port connection
Tampat atau dudukan pin untuk port usb pada casing ( kabel port usb yang berada satu paket didalam casing  ).
10. Slot PCI Express
Biasanya digunakan sebagai penambah port usb atau komponen tambahan lainnya.  
11. Slot PCI
Slot ini merupakan slot tambahan atau external pada komputer. Bila komputer anda ingin di upgrade atau ditambahkan fungsi – fungsinya, anda tinggal menambahkan peralatan – peralatan yg anda butuhkan diexpansion card ini. Seperti: LAN card, Sound card, Tv turner, Video receiver, Joystick dll. 
12. Slot VGA(AGP)
Slot AGP (Accelerated Graphics Port) digunakan untuk meletakan atau memasang VGA Card / kartu grafis yang ditujukan untuk game 3D atau membuat desain. Letaknya selalu di samping slot PCI. Bagian motherboard ini yang harus diperhatikan apabila anda seorang gamers / desainer. 
13. Baterai CMOS
Berfungsi menyimpan pengaturan data & waktu. Ketika komputer dimatikan, maka komputer berhenti menyediakan pasokan daya listrik ke motherboard.Ketika komputer dihidupkan kembali, sistem ini masih berada di waktu yang tepat. Sirkuit elektronik, disebut CMOS (komplementer MetalOxyde Semiconductor kadang-kadang disebut BIOS CMOS), menyimpan beberapa sistem informasi, seperti waktu, sistem tanggal, dan beberapa sistem pengaturan penting. itu sebabnya tanggal pada komputer selalu tepat (sesuai dengan settingan), walaupun komputer dimatikan. Agar  dapat menyimpanan tanggal & waktu serta informasi perangkat keras yang terpasang, maka motherboard memerlukan battre CMOS diletakan di bagian motherboard, battre ini sama dengan battre jam berukuran besar.

Back Panel Motherboard

bagian back panel motherboard

Untuk back panel anda hanya tinggal lihat saja gambar karena sudah sangat jelas setiap port diberi keterangannya.
Itu saja yg hanya saya bisa share tentang bagian bagian motherboard komputer , semoga bermanfaat.
0
Pengertian Dan Fungsi Motherboard Serta Komponennya – Motherboard merupakan perangkat keras atau hardwere komputer yang memiliki peran dan fungsi utama. Semua komponen hardwere memiliki fungsi yang berbeda-beda, begitu juga dengan perangkat keras seperti motherboard ini. Dalam pembahasan kali ini, kita akan bahas tentang fungsi utama motherboard.
Pengertian Dan Fungsi Motherboard Serta Komponennya

Fungsi Motherboard

Cara kerja motherboard yakni mengatur semua hal seputar Basic Input Output System (Bios), pengatur koneksi input-output (Chipset), VGA card, RAM, processor & Additional card (PCI, ISA). Adapun fungsi utama motherboard yaitu : sebagai pusat penghubung antara satu perangkat keras dengan perangkat keras yang lainnya. Maksudnya ialah motherboard di sini mengemban tugas untuk menghubungkan bahasa kode antarperangkat keras untuk disinergikan menjadi aktivitas kerja perangkat dalam komputer. Contohnya, motherboard sebagai perangkat utama menghubungkan beberapa perangkat keras lainnya seperti RAM, prosesor, RAM, hard disk, printer, VGA Card & masih lainnya.
Motherboard dan processor sama-sama penting dalam sebuah komputer. Jika motherboard rusak dan tak berfungsi lagi, maka akan menyebabkan aktivitas dalam komputer terganggu dan tidak maksimal. Oleh karenanya, dalam memilih dan membeli motherboard jangan tergiur dengan harga yang murah tapi harus disesuaikan dengan perangkat-perangkat tambahan yang ada pada komputer anda. 
Motherboard memiliki beberapa komponen. Adapun komponen-komponen motherboard antara lain :
  • Slot ProsessorFungsinya untuk menancapkan / meletakan processor pada komputer, bentuknya persegi dengan ukuran sesuai dengan processornya.
  • Slot memori (RAM)
    Berfungsi untuk memasang memori ke motherboard, bentuknya panjang dan memiliki pengunci pada sisi kanan & kirinya yang berfungsi untuk mengunci memori yang terpasang pada motherboard. 
  • Slot PCI Express X16
    Yang berfungsi untuk menancapkan kartu VGA. 
  • Slot PCI Express xX1
    Berfungsi untuk menancapkan kartu ekspansi seperti LAN Card dls. 
  • Slot PCI 
  • Berfungsi untuk menancapkan kartu ekspansi, sama seperti slot PCI Express x1 namun memiliki kecepatan akses dibawah slot PCI Express X1.
  • Slot AGP
    Memiliki fungsi sama seperti slot PCI Express x16, slot ini digunakan bagi motherboard yang belum memiliki slot PCI Express x16.
  • Chipset Southbridge
    Berfungsi sebagai pengatur alur data kinerja pada prosessor dengan komponen sekunder seperti Driver, IDE harddisk, DMA dan lain-lain.
  • Chipset NortbridgeBerfungsi sebagai pengatur lalu lintas data antara prosessor dengan sistem memori &saluran utama motherboard. Komponen ini berbentuk persegi yang menempel pada motherboard.
  • Chipset BIOSChipset yang berfungsi untuk menyimpan program bios dan konfigurasinya.
  • Baterai CMOS
    Merupakan baterai khusus yang fungsinya memberikan daya kepada chipset bios supaya konfigurasi dari bios tidak kembali lagi ke pengaturan semula ketika komputer dimatikan.
Dan masih banyak lagi komponen-komponen lain yang ada dalam motherboard seperti : Port IDE, Port SATA, Floppy disk drive, Port paralel, Port USB, dan Port Audio.
0
Secara umumnya ciri – ciri RAM yang rusak atau mati yaitu :
Berbunyi apabila ingin mengganti booting
Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan kartu video.
Berbunyi apabila mengganti slot,
Gangguan memori intensif selama operasi tertentu misalnya ketika memainkan 3D game,benchmark, kompilasi, Photoshop, dll
Pada kipas berbunyi “krek krek krek” kayak ada semutnya.
Komputer jadi sering restart sendiri
Blue Screen of Death selama proses instalasi Windows XP. Ini adalah salah satu tandapaling pasti bahwa salah satu kecurigaan merujuk pada memori yang rusak.
Jika menyalakan HDD LED , tetap menyala tetapi tidak dapat booting, lalu tidak terdapat suara lain selain kipas.
RAM yang rusak parah ( mungkin ) akan dideteksi oleh CPU dengan bunyi BEEP ERROR CODE, tapi RAM yg Rusaknya kira-kira 30 % ,akan lolos diuji hardware saat booting tapi akan error bila diguanakan utnuk melakukan penginstallan atau sering blue screen.
Catatan sederhana tentang memory:
jika terjadi kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi‘bip’ panjang berulang-ulang,yang merupakan kode bip BIOS untuk masalah memori.
Dalam hal ini, Anda tidak dapat menguji memori dengan perangkat lunak diagnostik, sehingga satu-satunya pilihan Anda  adalah pengujian dengan pengganti, baik di rumah atau di dealer komputer Anda.
Cara Cek Kerusakan RAM / Memory Komputer :

Saya memiliki 2 cara untuk cek RAM rusak dengan fasilitasnya windows sendiri atau menggunakan software.

>> Cek Kerusakan RAM / Memory Komputer menggunakan Software.

Caranya adalah dengan software yang bisa kita dapatkan dari http://www.memtest.org/. Software ini sebenarnya sudah disertakan dalam kebanyakan CD linux, yaitu pada tampilan booting pertama biasanya ada pilihan. Tapi jika anda belum punya CD linux, anda bisa langsung download programnya.

Program memtest ini ukurannya kecil cuma 70kb, dan program ini sifatnya bootable, jadi dia berjalan sendiri tanpa windows.
1. Download software di link ini http://www.ziddu.com/download/11109224/mt410.zip.html
2. Software ini formatnya zip, anda extract dulu jadi ISO, kemudian bakar dengan NERO ataupun Ashampoo.
3. Jalankan Program MEMTEST ini dengan memakainya sebagai booting awal, karena CD ini bootable. Jadi atur BIOSnya agar CDROOM booting pertama kali.
4. Program cek RAM ini akan langsung berjalan otomatis melakukan cek terhadap RAM anda.
5. Ada 8 test yg akan dijalani oleh RAM anda, anda tinggal menunggu sampai selesai.
6. Jika RAM rusak maka akan keluar hasil dengan warna tulisan merah seperti gambar dibawah ini. Berarti RAM perlu diganti. Kalau nggak diganti bisa menyebabkan bluescreen ataupun restart sendiri.

Cara Cek Kerusakan RAM / Memory PC dan Laptop

0
Secara umumnya ciri – ciri RAM yang rusak atau mati yaitu :
Berbunyi apabila ingin mengganti booting
Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan kartu video.
Berbunyi apabila mengganti slot,
Gangguan memori intensif selama operasi tertentu misalnya ketika memainkan 3D game,benchmark, kompilasi, Photoshop, dll
Pada kipas berbunyi “krek krek krek” kayak ada semutnya.
Komputer jadi sering restart sendiri
Blue Screen of Death selama proses instalasi Windows XP. Ini adalah salah satu tandapaling pasti bahwa salah satu kecurigaan merujuk pada memori yang rusak.
Jika menyalakan HDD LED , tetap menyala tetapi tidak dapat booting, lalu tidak terdapat suara lain selain kipas.
RAM yang rusak parah ( mungkin ) akan dideteksi oleh CPU dengan bunyi BEEP ERROR CODE, tapi RAM yg Rusaknya kira-kira 30 % ,akan lolos diuji hardware saat booting tapi akan error bila diguanakan utnuk melakukan penginstallan atau sering blue screen.
Catatan sederhana tentang memory:
jika terjadi kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi‘bip’ panjang berulang-ulang,yang merupakan kode bip BIOS untuk masalah memori.
Dalam hal ini, Anda tidak dapat menguji memori dengan perangkat lunak diagnostik, sehingga satu-satunya pilihan Anda  adalah pengujian dengan pengganti, baik di rumah atau di dealer komputer Anda.
Cara Cek Kerusakan RAM / Memory Komputer :

Saya memiliki 2 cara untuk cek RAM rusak dengan fasilitasnya windows sendiri atau menggunakan software.

>> Cek Kerusakan RAM / Memory Komputer menggunakan Software.

Caranya adalah dengan software yang bisa kita dapatkan dari http://www.memtest.org/. Software ini sebenarnya sudah disertakan dalam kebanyakan CD linux, yaitu pada tampilan booting pertama biasanya ada pilihan. Tapi jika anda belum punya CD linux, anda bisa langsung download programnya.

Program memtest ini ukurannya kecil cuma 70kb, dan program ini sifatnya bootable, jadi dia berjalan sendiri tanpa windows.
1. Download software di link ini http://www.ziddu.com/download/11109224/mt410.zip.html
2. Software ini formatnya zip, anda extract dulu jadi ISO, kemudian bakar dengan NERO ataupun Ashampoo.
3. Jalankan Program MEMTEST ini dengan memakainya sebagai booting awal, karena CD ini bootable. Jadi atur BIOSnya agar CDROOM booting pertama kali.
4. Program cek RAM ini akan langsung berjalan otomatis melakukan cek terhadap RAM anda.
5. Ada 8 test yg akan dijalani oleh RAM anda, anda tinggal menunggu sampai selesai.
6. Jika RAM rusak maka akan keluar hasil dengan warna tulisan merah seperti gambar dibawah ini. Berarti RAM perlu diganti. Kalau nggak diganti bisa menyebabkan bluescreen ataupun restart sendiri.

Cara Cek Kerusakan RAM / Memory PC dan Laptop

7. Jika RAM bagus maka tidak akan keluar hasil apa-apa di kolom hasil. Berarti menunjukkan bahwa tidak ada bagian RAM yg rusak / cacat.

Cara Cek Kerusakan RAM / Memory PC dan Laptop



>> Cek Kerusakan RAM / Memory Komputer Fasilitas Windows.

Cara mengecheck RAM yang rusak :
Clear Cmos (mengembalikan bios ke default) dengan jumper Cmos atau copot baterai Cmos
Cek kabel dari monitor terpasang betul terpasang betul di vga port.
Coba lepas RAM sobat dan ganti dulu sementara dengan RAM punya temen. apakah masalah komputernya masih sama atau sudah baik.
0
1. Cara Mengenali Kerusakan Pada Power Supplay




Kerusakan pada power supplay biasanya memiliki Gejala sebagai berikut:
  1. Komputer tidak merespon pada saat tombol power dinyalakan
  2. LED pada CPU tidak menyala
  3. Monitir tidak dapat menyala
  4. Kipas pada Powersupplay tidak menyala dengan semestinya.
Saran :

Pastikan kabel powersupplay terhubung dengan baik ke socket Motherboard dan tombol ON-OFF dalam keadaan ON. jika semua masih dalam keadaan normal cobalah untuk mengganti kabel yang terhubung langsung dengan listrik dengan kabel komputer lainnya yang masih baik. jika masih tidak menyala anda diharuskan mengganti power suplay yang baru.

2. Cara Mengenali Kerusakan Pada Motherboard


Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer


kerusakan pada komponen ini memiliki Gejala sebagai berikut:
  1. Tidak ada gambar pada monitor saat dinyaalakan, lampu LED berkedip
  2. Kipas Power supplay dan processor tetap menyala
  3. Tidak terdengar suara "beep" saat dinyalakan.
  4. Lampu LED pada CPU menyala.
Saran:

Lepaskan semua kabel yang berhubungan dengan arus listrik seperti kabel power supplay dan monitor, kemudian bukalah casing CPU anda dan lepaskan kabel yang menghubungkan dengan motherboard, bawa ke tempaat yang terang lalu Cek dan perhatikan bagian dari Chip IC,Transistor,Elko,Bios CMOS dan komponen yang ada di situ, perhatikan apakah ada tanda bercak Hitam atau putih, umumnya kerusakan yang terjadi pada motherboad adalah terjadinya Aus atau bisa juga terbakarnya komponen kecil yang telah disebutkan beberapa diantaranya diatas.

3. Cara mengenali kerusakan pada Hard disk


Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer


Gejal yang sering timbul:

  1. Sering terjadi pesan error pada saat mengcopy filel seperti bad sector.
  2. Pada saat booting terdapat pesan "Disk Error,Disk Failur" selanjutnya terdapat pesan "press F1 to Continue" bila kita menekan F1 berikutnya akan ada pesan "Operating System not Found"
Saran:
  1. Terdaat banyak sebab mengapa terjadi bad sector seperti voltase yang tidak stabil yang menyebabkan putusnya arus listrik secara tiba-tiba. ada 2 jenis bad sector yaitu Physical dan Software. cara mendiagnosanya gunakan softawre seperti Bad sector Remover, HDD bad sector.
  2. memeriksa kerusakan pada sektor physical, prikasa kabel power hardisk dan kabel data yang terhbung denag hardisk secara langsung, cobalah untuk mencabut dan mengencangkan kabel tersebut dan ganti dengan kabel lain yang masih berfungsi, bila tetap tidak menyala caobalah bawa hardisk anda ke ahli recorverry untuk menyelamatkan data-data anda.
  3. Saat muncul pesan "Opearting System not Found", kemungkinan terjad kerusakan pada operating system PC anda, biasanya sering terjadi file corupt, lakukan Repair dengan CD/DVD windows yang telah ada.
4. Cara mengenali kerusakan pada VGA card


Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer

Gejala:
  1. PC menyala tapi monitor tidak terdapat gambar (Lampu LED berkedip)
  2. Gambar menunjukkan bayangan yang mengganggu pemandangan seperti berwarna warna warni.
Saran:

Nyalakan Pc anda, lepas kabel yang menghubungkan kabel dari monitir ke VGA anda. umumnya kerusakan yang terjadi pada VGA dapat kita kenali apabila monitor tidak menyala pada saat kabel terhubung dan akan menyala dengan tilisan "No Signal" pada saat terlepas dari VGA.

5. Cara mengenali kerusakan pada Cd/Dvd ROW  dan Floppy Disk


Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer


Gejala:
  1. Copy file sering gagal di tengah (optik Cd/Dvd yang melemah)
  2. Burning DVD memakan waktu cukup lama
  3. Tutup Cover DVD ROM sulit terbuka
  4. Dapat membaca CD/DVD namun tidak dapat menCopy atau mengakses isi CD/DVD .
Solusi :

Priksa kekencanga kabel yang terhubung pada hardware Cd/Dvd.
Priksa pada BIOS , apakah hardware CD?DVD ROM terbaca disana.
Jika cover DVD/CD sulit dibuka biasanya terjadi kerusakan atau aus pada roda karet yang menggerakkan tutup Cover.

6. Cara mengenali kerusakan pada BIOS


Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer


Kerusakan pada BIOS sering terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal seprti batrai yang sudah habis, motherboard atau karena gagal update.

Gejala:
  1. Terdengar suara beep beberapa kali dari hardware
  2. monitor tidak menampilkan gambar
  3. Terdengar suara beep pada hardware. bunyi bip dari setiap Bios memiliki banyak arti yaitu:
Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer

Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer

Cara Mengetahui Gejala dan Kerusakan Pada Komputer

Solusi:

Terkadang dapat terjadi kegagalan pada proses update BIOS. pada motherboard tertentu dapat melakukan backup pada BIOS sehingga dapat melakukan restore apabila terjadi error yang disebabkan oleh gagal update. Anda bisa mencabut batrai BIOS terlebih dahulu untuk mereser BIOS , pada tipe motherboard tertentu tidak dapat melakukan restore BIOS sehingga anda perlu membawanya ke vendor untuk memperbaikinya.

Demikian cara mengetahui gejala kerusakan pada komputer yang sangat sering terjadi di sekitar kita , semoga artikel ini membantu kalian untuk memperbaiki Pc sendiri.
0

Mengetahui Kerusakan pada PC

  • PDF
Mengetahui Kerusakan pada PC
original post on 'http://khairul-annas.blogspot.com/2009/03/mengetahui-kerusakan-pada-pc.html'
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.

POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi,
menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki
penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST
disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di
dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur
yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama.
Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk
motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.

1) Prosedur POST (Power on Self-Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting,
proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah
sebagai berikut :
a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas
pendingin power supply berputar.
b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal
power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi
baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan
instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca.
Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program
POST.
d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan
baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting
hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk
pengecekan.
e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori
akses langsung, memory bus dan memory module.
f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis
untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut
harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data.
Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC
akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST.
Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan

melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di
layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)
Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance
PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan
prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala
permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

1. CPU dan Monitor mati, tidak ada beep
Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V
Power supply
2.CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep
Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor
Monitor
3. CPU hidup, Monitor Mati, ada beep
Disesuaikan dengan beep

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa
unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini
dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun
hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila
ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai
dengan BIOS yang digunakan.


Kode Beep AWARD BIOS
- 1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
- 1 beep panjang
Problem di memori
- 1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
- 1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
- Beep terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video

Kode Beep AMI BIOS
- beep pendek
DRAM gagal merefresh
- beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
- 3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
- 4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja
- 5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
- 6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
- 7 beep pendek
Video Mode error
- 8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
- 9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
- 10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami errror
- 11 beep pendek
Chache memori error
- 1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
- 1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal


Kode Beep IBM BIOS
- Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
- beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- Beep pendek berulangulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
- 1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
- 1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
- 3 beep panjang
Keyboard error
- 1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit

Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama
dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam
bentuk suara.
Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga
pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada
layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat
dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan
terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah
yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:
Keyboard error untuk masalah pada keyboard
CMOS error cmos battery error atau ada
masalah pada setting peripheral
HDD not Install harddisk tidak terpasang
Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah
untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.
Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi
Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-
Test)
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan
melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan
mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang
dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC,
terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen,
kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada
BIOS nya.
0

Penyakit Komputer/ Laptop

Sebagian besar dari pengguna komputer PC/Laptop dengan Windows OS pasti pernah
mengalami beberapa masalah dengan komputer akibat perbuatan virus,
worm, trojan, malware, wabbit, keylogger, browser hijacker, spyware,
backdoor, exploit dan rootkit, dan dialer. Waw…. banyak sekali ya
penyakit yang dapat menghinggapi komputer/ laptop kita, terlebih lagi
kalo kita menggunakan System Operasi Windows, akan lebih mudah untuk
menjangkiti komputer kita. Mungkin dari kalian ada yang sudah familiar
dengan nama-nama penyakit komputer tersebut dan ada
juga beberapa yang mungkin kedengarannya asing. Dan menurut Saya pasti
yang sudah tidak asing lagi adalah virus. Dan banyak juga yang
mengasumsikan bahwa semua jenis penyakit tersebut adalah virus, ini
adalah pernyataan yang kurang tepat menurut saya. Baiklah, kita akan
mengenali satu persatu dari semua penyakit komputer yang sudah saya
sebutkan tadi, supaya kita tahu apa itu dan bagaimana cara mencegahnya.
Langsung kita mulai kenalan dengan penyakit-penyakit komputer ini: 
  
Virus  

Virus nama salah satu penyakit komputer yang paling populer dan inilah
istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak yang
mengganggu komputer. Virus bisa bersarang di banyak tipe file, tapi
virus lebih sering menyerang dile yang berekstensi .exe, .com, dan .vbs.
Boot sector juga sering jadi sasaran virus untuk bersarang dan beberapa
file dokumen umumnya dokumen yang dibuat dari MS. Word.

Seringkali kita tidak menyadari virus telah bersarang dikomputer kita, namun lama
kelamaan baru menyadari ketika komputer sudah terasa lambat atau
beberapa dari file dokumen penting kita tiba-tiba hilang atau tidak
dapat dibuka. Itu salah satu dari tanda bahwa komputer kita sudah
terifeksi virus. Ada juga virus yang akibat penyerangannya membuat
komputer malah gak bisa dipakai untuk bekerja, banyak orang
menyelesaikannya dengan menginstall ulang seuruh system.

Modus penyerangan yang lain adalah dengan membuat folder-folder disetiap
folder yang pernah kita buka. Ada juga membuat file yang menggunakan
ikon folder padahal itu adalah file program virus itu, yang mengelabui
pengguna sehingga mengira bahwa itu adalah folder dan pengguna tidak
segan-segan untuk membukanya.
Apa yang harus kita lakukan sebelum virus menginfeksi komputer kita…?  

Kalo yang ini pasti semua sudah tau, yaitu dengan memasang anti virus dan
harus selalu di Update paling tidak 3 hari sekali. Karena perkembangan
virus pun kini semakin cepat juga. setelah komputer dipasangi anti
virus terbaru apakah sudah 100% aman…? tentu tidak jika kalian
menggunaka anti virus versi free, karena versi free hanya dipersenjatai
dengan beberapa fasilitas saja, artinya fasilitas yang dipaketkan
bersama anti virus free adalah terbatas walaupun itu anti virus merek
terkenal. Maka jangan pelit untuk menyisihkan sedikit uang untuk
memebeli anti virus yang bagus yang menjamin keamanan komputer Anda.
Belilah dari pembuatnya langsung karena itu menjamin mutu dan keaslian
anti virus tersebut. Sekarang ini banyak sekali program backdoor
(crack) untuk memaksa memfalidkan program yang shareware/trial menjadi
full version. Program backdoor (crack) ini sebenarnya membawa penyakit
juga bagi komputer Anda. Ok kita bahas backdoor (crack) lebih lengkap
setelah ini.

Berhati-hati dengan data masuk dari Flasdisk, CD/DVD, atau media yang lain seperti
jaringan dan internet. Karena ini jalan masuk bagi Virus menuju
komputer Anda, kalo mememang terpaksa harus mecolokkan flasdish caranya
tekan tombol shitf dan ditahan samapi indikator pada systray muncul
keterangan flashdisk sudah siap digunakan. dan sebelum itu lakukan
scanning pada flashdisk tadi barulah kemudian membuka flashdisk
tersebut kalo dirasa sudah bersih dari segala macam penyakit. cara ini
adalah untuk menonaktifkan autorun karena banyak virus memanfaatkan
autorun untuk menyebarkan diri masuk kedalam komputer. Dan jika
komputer terhubung dengan jaringan dan internet maka wajib mengaktifkan
firewall. Firewall berfungsi sebagai benteng dengan cara memeriksa
lalulintas data yang masuk dan keluar melalui jaringan, jika dirasa ada
yang aneh oleh firwall maka akan diblock. 

Worm

Penyakit yang satu ini disebut Worm alias cacing.
Worm adalah seh=buah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan
sarang untuk menyebarkan diri. Tidak seperti virus yang bersarang pada
suatu program atau dokumen.

Worm tidak membutuhkan bantuan manusia untuk penyebarannya, hanya melui
jaringan worm dapat “bertelur” di komputer-komputer yang jaringannya
“rapuh” dengan memanfaatkan kelemahan suatu system operasi.

Setelah masuk ke dalam komputer, worm dapat memodifikasi beberapa pengaturan
diSystem Operasi agar tetap hidup. Minimal dia memasukkan diri dalam
proses boot suatu computer, mungkin juga mematikan akses kesitus
antivirus, menon-aktifkan fitur keamanan system dan tindakan lain.

Wabbit

Penyakit komputer yang terdengar asing dan mungkin beberapa
dari kalian baru tau penyakit komputer ada yang bernama Wabbit. Penyakit yang satu ini
perkembangbiakannya sama seperti Worm tidak memerlukan suatu program atau dokumen
untuk bersarang.

worm menyebar melalui jaringan dan wabbit menggandakan diri secara
terus menerus dalam sebuah komputer local dan hasil penggandaan itu
akan menggerogoti System. Kinerja komputer akan melambat karena memakan
sumber data yang lumayan banyak. Wabbit bisa diprogram untu memiliki
efeksamping yang mirip malware. Kombinasi-kombinasi ini yang dapat
berbahaya.

Nah sekarang baru tau yang seperti itu namanya wabbit, sudah pernah
mengalami seperti itu dikomputer kalian….? Jelas saja ini tidak
terdeteksi oleh antivirus apalagi antivirus yang free/gratis. Kalaupun
ada beberapa anti virus yang dapat mengenali namun kada tidak bisa
melakukan apa-apa, hanya “mengurungnya” saja.

KeyLogger

Suatu program yang sengaja diinstall untuk mencatat semua setakan tombol
keyboard. Catatan itu disimpan dalam suatu file yang kemudian
didalamnya bisa terdapat insformasi lengkap seperti infromasi penekanan
tombol yang dilakukan waktu penekanan. Dengan cara ini seseorang bisa
mengetahi username, password dan berbagai informasi lain yang
dimasukkan dengan cara pengetikan.

Pada tingkat yang lebih canggih, Keylogger mengirimkan log yang biasanya
berupa file teks ke seseorang dan tentu saja tanpa sepengeahuan si
koraban. Pada tingkat ini pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika
pengguna melakukan tindakan tertentu.

Misalnya ketika pengguna komputer membuka situ e-banking, keylogger aktif dan
mencatat tombol-tombol keyboard yang ditekan, semua tombol yang ditekan
disitus itu dicatat oleh keylogger dengan harapan dapat mencatat PIN,
username, dan password.

Biasanya program ini diinstall diwarnet-warnet (tidak menuduh tapi kita mesti
hati-hati) karena secanggih apapun enkripsi yang diterapkan oleh suatu
website, password tetap dapat diambil karena password itu diambil
sebelum dienkripsi.

Browser Hijacker

Browser Hijacker mengarahkan browser yang seharusnya menampilkan situs yang
sesuai dengan yang diketik di address bar ke situs lain. Contoh lain
yang bisa dilakukan adalah menambahkan bookmark, mengganti home page,
serta mengubah pengaturan browser.
0

Author

Subscribe and Follow